Kulon Progo (MIM Kenteng) – Perpaduan antara tradisi dan budaya yang mengarah pada pendidikan karakter menjadi hal yang sangat pokok bagi pembentukan karakter siswa. Tetapi kedua perpaduan tersebut tidak terlepas dari kaidah-kaidah Islamiah. Kemandirian dan munculnya jiwa sosial menjadi salah satu perwujudan karakter siswa MI Muhammadiyah Kenteng. Demikian disampaikan Kepala MI Muhammadiyah Kentenf Rujito, S.Pd.I, M.Pd. dalam rangka pembukaan Kemah Ta’aruf Hizbul Wathan (HW) yang di laksanakan di kompleks Masjid Arrahman Banaran, Demangrejo, Sentolo, Kulon Progo, Rabu (18/12).

“Kemandirian dan munculnya jiwa sosial menjadi salah satu perwujudan karakter siswa MI Muhammadiyah Kenteng,” ungkap Rujito.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 18-19 Desember tersebut mengambil tema “Menanamkan Rasa Sosial dalam Jiwa Kepanduan”. Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 3 sampai dengan kelas 6 MI Muhammadiyah Kenteng dengan dipandu oleh Kak Rudiyatno, S.Pd.I, Kak Rizco Ardian Syahputra, S.Pd. dan Kak Teguh Cahyana, S,Pd.I juga dihadiri oleh Dewan Pembina Hizbul Wathan Kulon Progo Drs. H. Ibrozi beserta beberapa pengurus lainnya.

Pada kesempatan tersebut, para siswa juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat sekitar berupa sembako yang dikumpulkan dari para donator dalam rangka perwujudan kepedulian sosial terhadap sesama. Bantuan diserahkan langsung oleh para siswa kepada para penerima bantuan di lokasi masjid Ar Rahman Banaran, Demangrejo, Sentolo. Kegiatan yang juga di hadiri oleh Kepala Desa Demangrejo dan tokoh masyarakat setempat tersebut, diakhiri dengan berbagai macam lomba ketangkasan dan permainan yang menarik, sehingga para siswa merasa senang dan bahagia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *