Kulon Progo (MUSERA) – Guru MI Muhammadiyah Serangrejo mengikuti pelatihan manajemen perpustakaan yang diselenggarakan oleh Kawan Sekolah Literasi Indonesia. Pelatihan dilaksanakan di MIN 2 Kulon Progo, Selasa (25/2). Kegiatan bertujuan untuk memberikan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perpustakaan. Pengelolaannya diikuti oleh 10 sekolah dampingan Sekolah Literasi Indonesia (SLI).

Mengelola perpustakaan penting dilakukan untuk mewujudkan perpustakaan sekolah yang berkualitas. Selain berfungsi sebagai sarana mendapatkan informasi, perpustakaan juga berfungsi sebagai sarana pendidikan dan rekreasi. Hal ini erat kaitannya dengan kegiatan membaca yang dapat menurunkan tingkat stres, meredakan ketegangan otot, meningkatkan kemampuan berbicara, menambah jumlah kosa kata, serta meningkatkan daya ingat.

Wahyu adalah salah satu tim dari SLI berpendapat bahwa ada berbagai komponen penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan perpustakaan sekolah agar dapat meningkatkan minat baca siswa. Beberapa diantaranya yaitu pustakawan yang kreatif, koleksi buku, administrasi perpustakaan, tata tertib perpustakaan, kegiatan literasi, tata ruang termasuk display buku, dan bahan yang kaya akan bacaan.  “Ada berbagai komponen penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan perpustakaan sekolah sehingga dapat meningkatkan minat baca siswa. Beberapa diantaranya yaitu pustakawan yang kreatif, koleksi buku, administrasi perpustakaan, tata tertib perpustakaan, kegiatan literasi, tata ruang termasuk display buku, serta bahan yang kaya akan bacaan” tuturnya.

Dalam pelatihan, Wahyu menjelaskan secara rinci setiap komponen pengelolaan perpustakaan mulai dari administrasi, bagaimana penataan ruangan perpustakaan yang baik, hingga kegiatan literasi siswa. Wahyu juga menambahkan bahwa seluruh komponen yang disampaikan membutuhkan peran serta kreatifitas guru untuk mewujudkannya, baik dalam pengadaan berbagai fasilitas yang ada dan berbagai kebiasaan baik yang berkaitan dengan literasi lainnya.

Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo, Sumarsih, S.Pd.I., M.S.I. mengaku senang mendapatkan ilmu baru dalam pengelolaan perpustakaan. “Kami mendapatkan banyak pengetahuan yang sebelumnya belum pernah kami ketahui. Belajar hal baru yang berkaitan dengan upaya peningkatan minat baca, fun reading dengan menerapkan pembelajaran literasi menyenangkan bagi siswa, dan yang terpenting adalah kita mampu menghadirkan hati kita dalam setiap aktivitas belajar,” pungkasnya. (ttm/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *