Kulon Progo (KKG PAKat) – Guru-guru katolik harus meningkatkan layanan kepada peserta didik. Guru juga harus memerhatikan jenjang kepangkatan. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H. Ahmad Fauzi, S.H. menyampaikan hal itu saat menghadiri dan membuka Workshop Best Practice Guru Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekolah Dasar yang berlangsung di Gereja Santa Maria Tak Bernoda, Nanggulan, Selasa (29/9/2020).

“Guru-guru agama Katolik harus meningkatkan layanan kepada peserta didik. Guru juga harus memerhatikan jenjang kepangakatannya. Karena itu, workshop ini sebagai bentuk pengembangan kompetensi berkelanjutan (PKB) sangat dibutuhkan oleh para guru untuk menempuh kenaikan pangkat,” ungkapnya.

Selain itu, guru juga harus menggunakan dana tunjangan profesi yang diperolehnya untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensinya. Karena itu Kakan mengapresiasi atas inisiatif dari Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Katolik (KKG PAKat) tingkat Sekolah Dasar ini yang telah mengadakan workshop best practice tersebut.

“Di masa pandemi Covid-19 ini guru juga harus bekerja secara produktif. Demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama, Kemenag mengatur sistem kerja dengan work from home (WFH) dan work from office (WFO). Hendaknya hal ini disikapi dengan bijaksana,” tambahnya.

Sementara itu Ketua KKG PAKat SD, Slamat Raharjo,S.Pd. berharap agar peserta bisa sampai pada hasil nyata.  “Para guru harus memiliki kemampuan dalam menulis/membuat laporan Best Practice dari hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan. Maka sebagai bukti ketercapaian kompetensi tersebut setiap guru melalui bimbingan narasumber telah berhasil membuat outline atau draf laporan Best Practice yang selanjutnya dikembangkan secara mandiri,” ucapnya.

“Waktu dua minggu diberikan oleh narasumber kepada para peserta agar mengirimkan karya tulisnya melalui alamat email yang diberikan untuk mendapatkan koreksi. Melalui kegiatan ini kompetensi guru terutama dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan akan dapat semakin ditingkatkan,” harapnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber Dra. Kendarti Satiti, M.Pd.Si. yang mengambil materi best practice penulisan karya tulis ilmiah. (slr/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *