Kulon Progo (MAN2KP) – Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, M.T., didampingi Kakanwil kemenag DIY beserta jajarannya mengadakan kunjungan kerja di MAN 2 Kulon Progo Rabu, (31/3/2021). Sasaran utama yaitu meninjau Gedung Keterampilan Terpadu. Gedung tiga lantai yang dibangun atas dana SBSN tahun 2019.

Tiba di MAN 2 Kulon Progo, Ali beserta rombongan langsung meninjau ruang Workshop APHP, Tata Toga, Tata Busana, DKV, dan ATV. Mereka  meninjau fasilitas dan langsung disambut oleh para siswa yang tengah praktik beserta hasil karyanya. Dengan mematuhi protokol kesehatan para siswa tetap semangat dalam berkarya. Aneka produk hasil karya siswa dicoba langsung oleh Ali, terutama hasil karya siswa Tata Boga dan APHP. Apresiasi yang luar biasa Ali berikan kepada para siswa keterampilan MAN 2 Kulon  Progo. “MAN 2 Kulon Progo salah satu madrasah terbaik yang dimiliki Kementerian Agama RI,” tulis Ali dalam sebuah testimoni yang ditandatanganinya.

Setelah meninjau gedung Workshop keterampilan, Dirjen Pendis mengadakan Talkshow dengan para kepala madrasah se-Kabupaten Kulon Progo dan para guru  dengan tema Tantangan Pendidikan Madrasah Keterampilan di Era Millenial yang berlangsung di Hall Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus 2. Acara berjalan dengan penuh kehangatan, dipandu oleh Astiti, S.Pd., guru Bahasa Indonesia sekaligus jurnalis MAN 2 Kulon Progo.

Dalam materinya Ali menyampaikan bahwa keberadaan madrasah kini mampu menyapa ruang nyata dalam kehidupan. Madrasah mempunyai kontribusi yang besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. “Namun demikian, tantangan ke depan bagi lulusan madrasah  dituntut mempunyai integritas yang tinggi, meliputi  jujur, disiplin, tepat waktu, humanisme, mempunyai spiritual yang tinggi, mampu beradaptasi, tidak gaptek, dan memiliki nasionalisme yang tinggi. Masa depan kita dihadapkan pada dunia digital. Maka pekerjaan  rumah bagi guru yaitu harus mampu menggunakan digital. Kita harus menjadi raja di dinamika waktu,” tegas Ali.

Sebelumnya talkshow diawali dengan laporan progres Kanwil Kemenag DIY yang disampaikan Kakanwil, Drs.H. Edhi Gunawan, M.Pd.I. bahwa selama tahun 2020 terdapat 40 inovasi di Kanwil Kemenag DIY. “Paling banyak inovasi berada di madrasah. Antara lain meraih Top 45 KIPP MenPAN/RB inovasi MAN DE MOTTEFA, menetapkan 3 MA akademik, 11 MA vokasi/keterampilan, dan 27 madrasah riset,” ungkap Edhi.

“Selain itu, inovasi digitalisasi di 24 madrasah, PPDB online terpadu DIY, pelatihan riset yang kerjasama dengan amazon Amerika, program robotik di madrasah. Kanwil Kemenag DIY terus mendorong madrasah untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Edhi.

Setelah mendengar laporan dari Kakanwil Kemenag DIY, Dirjen Pendis Kemenag RI memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para guru dan kepala madrasah. Di tengah pandemi Covid-19 masih semangat untuk mencerdaskan para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Menjadi pahlawan sejati untuk memajukan dunia pendidikan. (est/ast/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

5 replies
  1. Eni Prasetyawati
    Eni Prasetyawati says:

    Alhamdulillah.. selamat dan semoga lebih semangat lagi untuk man 2 Kulon Progo dalam melayani dan mewujudkan generasi yg berimtaq, siap kerja, siap usaha dan siap kuliah.. aamiin ya rabbal’alamin

    Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *