Kulon Progo (MIM Kenteng) – Pada era saat ini Sumber Daya Manusia dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan zaman terutama dalam penguasaan bahasa. Toefl menjadi salah satu bentuk syarat dalam melanjutkan pendidikan dan kelulusan studi.

Test of English as a Foreign Language disingkat TOEFL adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris (logat Amerika) yang terdiri dari listening comprehension, grammar structure and written expression dan reading comprehension yang dilaksanakan pada Sabtu-Ahad (3-4/4/2021) di Aula utama MI Muhammadiyah Kenteng.

Kepala Madrasah MIM Kenteng, Rujito sangat mendukung keikutsertaan guru-guru madrasahnya dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung para guru untuk mengembangkan skilnya terutama dalam pengembangan bahasa asing. Kami mendelegasikan 2 guru yaitu Rudiyanto, S.Pd.I. dan Rizco Ardian Saputro S.Pd.I. untuk mengikuti ujian toefl tersebut. Selain  menambah wawasan tentunya bisa menjadi batu loncatan untuk menyelesaikan beasiswa studi S2 mereka di UMY maupun UAD,” ungkapnya.

Rudiyanto menyampaikan bahwa ujian toefl ini sangat membantu dalam memahami grammar, kata/kalimat, dan ucapan dalam bahasa Inggris. “Kemampuan kami dalam berbahasa Inggris tentunya bisa dilihat dari proses dan bagaimana hasilnya nanti. Toefl  juga menjadi salah satu syarat kelulusan studi,” ujarnya.

Sementara Rizco Ardian Saputro juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan teknis ujian online ini. “Ujian toefl dilaksanakan melalui platform online youtube.com yaitu Mubarak Science Institute. Adapun peserta yang terdaftar dalam telegram kurang lebih ada 53.830 peserta. Kami masuk dalam gelombang kedua dengan total peserta 2.039 orang. Ujian dilaksanakan mulai pukul 13.00 – 17.00 WIB. Hasil yang diperoleh berupa sertifikat toefl  yang dishare melalui link google drive akun youtube Mubaraq Science Institute,” terang Rizco.

”Adapun hasil yang diperoleh memang belum bisa mencapai target. Namun kami tetap bersyukur bisa sampai pada level ini. Syarat lulus studi di Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta adalah min 500, dan syarat lulus studi di Program Pasca Sarjana Universitas Ahmad Dahlan adalah min 450. Alhamdulillah kami mendapatkan hasil 417 oleh Rudiyanto dan skor 423 oleh Rizco Ardian Saputro. Kami akan mencoba lagi di kesempatan selanjutnya, semoga bisa mencapai target utama,” pungkasnya. (ras/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *