Kulon Progo (Kankemenag) – Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum mengambil keputusan terkait pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah Indonesia juga tengah mempersiapkan skenario cara keberangkatan. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H. Ahmad Fauzi, S.H. menyampaikan hal itu dalam Sosialisasi Dokumen Haji yang berlangsung di Aula Menoreh kantor setempat, Senin (19/4/2021) pagi.

“Pemerintah Arab Saudi belum membuat keputusan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Pemerintah Indonesia juga sedang menyiapkan skenario keberangkatan. Untuk itu jama’ah dimohon untuk lebih bersabar menunggu keberangkatan ke Baitullah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kakan juga menyampaikan bahwa karena menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi tersebut, sehingga sampai saat ini juga belum diputuskan BPIH dan BIPIHnya. “Namun demikian, beberapa dokumen haji harus tetap dipersiapkan. Adapun dokumen tersebut antara lain paspor, dokumen kesehatan, dan lainnya termasuk KTP,” imbuh Fauzi.

“Untuk paspor, saat ini masih tersimpan di Kankemenag Kulon Progo. Bagi jama’ah yang memiliki kepentingan bisa meminjamnya,” lanjut Kakan.

Sementara itu Kasubsi Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Yogyakarta, Faried Apriandy, S.H. MSI. didampingi Hyacintha Handayani mengatakan bahwa setelah diserahkan kepada jama’ah, nantinya paspor agar disimpan sendiri di tas tentengan masing-masing. “Besok setelah diserahkan, paspor disimpan di tas tentengan masing-masing. Tas akan diberikan oleh pihak Kemenag. Kalau paspor tersebut hilang, mohon segera lapor petugas. Kemudian petugas akan membuatkan SPLP sebagai pengganti paspor. Jama’ah akan dikenakan biaya seratus ribu rupiah. Dan SPLP ini berlaku untuk sekali perjalanan,” terangnya.

Sosialisasi Dokumen Haji tersebut disampaikan kepada 254 jama’ah haji yang tertunda keberangkatannya pada tahun 2020M/1441H kemarin. Sosialisasi akan berlangsung selama 6 hari, Senin (19/4/2021) sampai Senin (26/4/2021). Peserta sekitar 40 jama’ah setiap harinya. (abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *