Kulon Progo (Kankemenag) – Program Pendaftaran Haji Masa Pandemi (Tarji Mapan) menjadi salah satu solusi bagi layanan haji yang bisa ditempuh selama masa pandemi terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Program tersebut sudah berjalan sejak awal pandemi Covid-19 setahun yang lalu. Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kankemenag Kulon Progo, H. Saeful Hadi, S.Ag. M.Pd.I. menyampaikan hal itu dalam rilisnya, Selasa (6/7/2021) pagi.

“Layanan haji pada masa pandemi, terutama saat PPKM darurat ini kita layani dengan program Tarji Mapan (Pendaftaran Haji Masa Pandemi). Program ini sudah dimulai sejak awal pandemi setahun yang lalu. Setidaknya program ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat,” ungkapnya.

“Untuk layanan yang tidak mendesak diharapkan masyarakat bisa menundanya dahulu sampai usai masa PPKM darurat ini. Namun bila dirasakan keperluannya sangat mendesak Insya Allah kami layani dengan program tersebut,” imbuh Saeful.

Sedangkan Pelaksana Seksi PHU, Ari Gunawan, M.Pd.I. menjelaskan secara teknis tentang program Tarji Mapan tersebut. “Untuk pendaftaran haji, jemaah cukup dengan mengirim foto/ scan berkas pendaftaran. Berkas tersebut dikirim ke PIC seksi PHU melalui WhatsApp dan akan di proses pendaftaran. Bukti pendaftaran bisa diambil sesudah PPKM, bertukar dengan dokumen asli dari jemaah,” terangnya.

“Untuk pembatalan haji agar kirim semua berkas scan/ foto. Akan kita proses pembatalan. Berkas asli mohon dikirimkan setelah PPKM. Dan untuk layanan pelimpahan porsi, kirim scan atau foto berkas, kita buatkan rekomendasi. Namun rekomendasi bisa diambil sesudah PPKM. Layanan cetak data pelimpahan di Kanwil Kemenag DIY ditunda sampai sesudah PPKM,” imbuh Ari.

“Sedangkan untuk bimbingan berupa konsultasi, manasik jarak jauh dapat dilayani dengan telepon atau WhatsApp. Jemaah bisa juga mengikuti bimbingan manasik melalui youtube Kanwil Kemenag DIY,” pungkasnya. (abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

No WA PIC Seksi PHU

Ari Gunawan: 0852-9180-4853

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *