Kulon Progo (MIMAKO) – Dampak Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Baik kegiatan belajar mengajar maupun ekonomi. Perekonomian melemah dirasakan oleh masyarakat. Banyak usaha yang dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya menindaklanjuti surat Kepala Kanwil Kemenag DIY, yang mengajak untuk mengampanyekan SE Menag No 20 Tahun 2021. Edaran berisi ajakan untuk menerapkan protokol kesehatan 5M+1D. Hal ini disampaikan oleh Kepala MI Ma’arif Kokap (MIMAKO), H. Asrorudin melalui WhatsApp group, Selasa (27/7/2021).

“Kami berusaha memberikan informasi kepada seluruh warga madrasah untuk menerapkan gerakan terbaru 5M+1D ini dengan memakai masker, mencusi tangan dengan sabun pada air mengalir atau handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi, serta memperbanyak doa. Dengan demikian kunci sukses pencegahan Covid-19 semooga bisa dilaksanakan,” ujarnya.

MI Ma’arif Kokap berusaha mengajak warga madrasah untuk menggunakan twibbonize dengan link yang dibagikan oleh Kankemenag Kulon Progo. Twibbonize dishare melalui group keluaraga MI Ma,arif Kokap.Twibbonize dipakai sebagai foto profil masing- masing guru.

“Semoga dengan kegiatan mengampanyekan gerakan 5M+1D ini dapat menyadarkan masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan serta mampu mengurangi penyebaran Covid-19 yang dirasakan semakin meluas di daerah kita. Harapan kami semoga kita kembali terbebas dari Covid-19, dan kegiatan kembali normal seperti sediakala,” pungkas Asrorudin. (bnt/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19 

10 replies
  1. Martini
    Martini says:

    Tetap semangat.,.. MIMAKO isthebest👍🏻👍🏻👍🏻
    jgn pernah menyerah utk menerapkan 5M & 1D
    Smoga pandemi cpt berlalu dan BDR segera usai siswa sudah sangat rindu dg bpk Ibu guru n teman2

    Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *