Kulon Progo (Misel) – Akreditasi di MI Muhammadiyah Selo menjadi luar biasa. Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diselenggarakan bagi lembaga pendidikan MI Muhammadiyah Selo, agar pelayanan pendidikan semakin bermutu. Prosesi akreditasi pada umumnya menghadirkan perwakilan stakeholder antara lain alumni, komite, orang tua yang diwawancarai oleh asesor, dalam upaya penggalian data untuk dinilai dan disinkronkan dengan penilaian dari madrasah sebagaimana yang sudah diinput dalam sistem BAN S/M. Karena masa pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, maka akreditasi diselenggarakan dalam jaringan (daring) melalui Zoom Meeting di MI Muhammadiyah Selo selama 2 (dua) hari, Senin-Selasa (6-7/9/2021).

Alumni MI Muhammadiyah Selo, Sri Surmiyati, S.Pd. dalam wawancara Zoom Meeting merasa bangga sebagai alumni yang sudah mengantarkannya menjadi Pegawai Negeri, termasuk kawan-kawan lulusan yang lain sudah diajarkan ilmu umum dan ilmu keagamaan secara optimal. Tentunya para alumni siap menyediakan segala sesuatunya untuk kemajuan madrasah. “Saya bangga menjadi lulusan MI Muhammadiyah Selo, karena sudah dididik ilmu agama secara lebih di samping pelajaran umum. Saya siap berkontribusi untuk memajukan madrasah,” ungkapnya.

Kepala MI Muhammadiyah Selo, Supilah, S.Pd.I., M.Pd. mengajak seluruh pihak pemangku kepentingan madrasah senantiasa bahu-membahu menyukseskan pelaksanaan akreditasi mulai dari kelengkapan administrasi, kesiapan sarana dan prasarana, peran serta orang tua/wali, komite, yayasan, dan tokoh-tokoh masyarakat. Sampai pada hari kedua visitasi akreditasi sudah berjalan tertib dan lancar. Hari pertama penggalian data dari bukti fisik dan wawancara kepada stakeholder, sedangkan pada hari kedua praktik pembelajaran melalui zoom meeting kelas 3 dan 6. “Saya berterima kasih kepada semua pihak atas kerjasama dalam menyukseskan akreditasi tahun 2021 ini, semoga mendapatkan hasil yang terbaik sesuai harapan kita bersama,” ucapnya.

Sementara itu Pengawas Madrasah Kapanewon Kokap, Drs. H. Imam Aladin Nur menyempatkan hadir memantau langsung pelaksanaan visitasi, sekaligus menyemangati kepala madrasah dan para guru agar tetap fokus dan menjalani proses dengan sebaik-baiknya. Tugas dan tanggung jawab sudah dilaksanakan dengan benar, sedangkan hasil serahkan pada yang punya otoritas. “Kita bersyukur mendapat jatah akreditasi tahun ini, meskipun masa pandemi. Tetapi bukti fisik dan segala sesuatunya sudah disiapkan dengan penuh dan maksimal. Masalah nilai itu wewenang BAN S/M, mudah-mudahkan sesuai apa yang sudah diinput, sehingga MI Muhammadiyah Selo menjadi madrasah kebanggaan bersama,” pesannya.

Sebelumnya hadir pula Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Muhamad Dwi Putranto, S.Pd. yang menyampaikan apresiasi kepada madrasah-madrasah yang mendapat kuota akreditasi tahun ini dari BAN S/M, khususnya MI Muhammadiyah Selo yang sudah berjuang dengan giat untuk kesuksesan akreditasi. Ini merupakan kesempatan bagi madrasah dan Kementerian Agama, bahwa lembaga yang dinaunginya mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di bawah naungan kementerian yang lain. “Saya titip nama baik lembaga pendidikan di Kemenag agar bisa sejajar syukur lebih baik dari sekolah-sekolah yang lain. Melalui akreditasi ini kesempatan untuk berbenah diri dan menunjukkan kepada publik, bahwa kita mampu dan semoga mendapat hasil yang terbaik,” tuturnya.(kyt/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

4 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *