Kulon Progo (Kankemenag) – Tabur Benih ikan yang dilakukan oleh 13 pasangan pengantin Kokap merupakan implementasi dalam beragama. Selain itu dengan sedekah ikan akan menghadirkan rejeki yang berlimpah, menghapuskan doa, juga sebagai tolak balak. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan hal itu saat menghadiri Tebar Benih Ikan di Dermaga 2, Waduk Sremo, Kokap, Kamis (9/9/2021) pagi.

“Tebar benih ikan ini sebagai implementasi kita dalam beragama. Sedekah ini juga akan mendatangkan rejeki yang berlimpah, menghapuskan dosa, dan tolak balak,” ujarnya.

“Selain itu tebar benih ikan ini juga menjadi media untuk menjaga lingkungan. Ini merupakan andil yang besar bagi pasangan pengantin dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup,” imbuh Kakan.

Sementara itu Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedja mengapresiasi atas program yang telah digagas oleh Kankemenag dan Dinas Kelautan dan Perikanan. “Tebar benih ikan melalui Jogo Kaliku Sipatin ini merupakan program yang inovatif. Kepedulian terhadap lingkungan hidup ini menjadi kewajiban lahir batin kita sebagai manusia,” tegas Bupati.

“Ini juga sebagai upaya edukasi kepada publik agar lebih peduli pada lingkungan hidup. Karena kita harus mampu menjaga hubungan baik dengan Tuhan, sesama manusia, maupun dengan lingkungan sekitar. Alhamdulillah program ini mendapat respon baik dari pasangan pengantin untuk melakukan sedekah ikan,” imbuhnya.

Sedang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ir. Sudarna, MMA, menyampaikan bahwa ikan yang diperbolehkan untuk ditebar adalah jenis ikan yang bukan pemangsa. Sehingga diharapkan lingkungan ikan akan semakin lestari. (abi).
Tetap sehat dan semangat
#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *