Kulon Progo (Kankemenag) – Satgas Covid-19 Kabupaten menggelar Rapat Koordinasi. Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Kulon Progo, dan diikuti oleh Kepala Kankemenag, Polres, Kodim, Dinas Kesehatan, OPD terkait, serta semua Panewu. Dalam rakor secara daring yang digelar Kamis (16/9/2021) tersebut, Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan lima point penting terkait penanganan Covid-19.

“Pertama kami laporkan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi siswa-siswi madrasah jenjang MA dan MTs.telah mencapai 92 % dan Santri Pontren mencapai 97 %. Siswa/santri yang belum melaksanakan vaksinasi karena belum 3 bulan setelah terkonfirmasi Covid-19, sakit tertentu, dan belum mendapatkan persetujuan orangtua,” ungkapnya.

“Kedua, untuk pelaksanaan pernikahan pada masa PPKM level 3 tetap mengacu pada ketentuan Perdirjen Bimas Islam, yang antara lain mengatur bahwa calon pengantin harus kondisi sehat dibuktikan dengan hasil tes swab antigen, hanya 6 orang yang hadir saat akad nikah. Pernikahan dapat dilaksanakan di rumah maupun di KUA,” imbuh Kakan.

Selanjutnya yang ketiga menurutnya, bahwa pada PPKM level 3 masyarakat sudah mulai melaksanakan kegiatan ibadah/ keagamaan sesuai ketentuan, namun euforia pelaksanaan ibadah hendaklah tetap memenuhi protokol kesehatan. “Maka kami mengajak semua pihak untuk tetap menaati protokol kesehatan,” lanjutnya.

“Keempat, tindak lanjut bimbingan teknis pemulasaraan jenazah kita buat tim untuk stand by/piket di rumah sakit daerah Wates apabila terjadi peristiwa meninggal dunia karena Covid-19,” terang Jamil.

“Sedang yang kelima, dalam penanggulangan Covid-19 kita tetap harus menjaga aspek-aspek lainnya terutama kerukunan umat beragama. Sehingga jangan sampai fokus penanggulangan Covid-19, kemudian terlena pada aspek sosial keagamaan. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, umat tetap rukun. Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh benar-benar dapat tercapai,” pungkas Kakan. (abi).
Tetap sehat dan semangat
#LawanCovid-19

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *