Kulon Progo (Kankemenag) – Selama ini harta benda wakaf masih berbentuk tetap, belum produktif. Maka saat ini mulai dikembangkan wakaf uang. Untuk itu Kankemenag Kulon Progo menjalin Kerjasama dengan PW NU Care-Lazisnu DIY. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Aula Menoreh kantor setempat, Jum’at (24/9/2021) pagi.

Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa harta benda wakaf saat ini harus diproduktifkan. “Salah satu harta benda wakaf yang bisa produktif adalah dengan wakaf uang. Dengan wakaf uang ini semua orang bisa mengamalkannya. Teknisnya dengan menyetorkan wakaf uang tersebut ke lembaga pengelola wakaf yang telah ditunjuk secara resmi,” ujarnya.

“Saat ini di DIY baru ada 2 lembaga nazhir wakaf uang yang resmi. Yakni DMI DIY dan PM NU Care-Lazisnu DIY. Kami harap masyarakat bisa memahami dan turut mendukung serta berkontribusi terhadap program wakaf uang melalui pojok wakaf digital ini,” imbuh Kakan.

“Melalui program wakaf uang ini Insya Allah kebermanfaatan untuk umat dan masyarakat akan lebih terasa. Insya Allah dengan kiat gerakan wakaf uang tunai maupun non tunai bisa lebih mendukung program-program produktif yang secara langsung bermanfaat bagi masyarakat dhuafa pada umumnya,” terang Jamil.

Penandatanganan MoU Pojok Wakaf Digital tersebut dilakukan oleh Kepala  Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. dan Ketua PW NU Care-Lazisnu DIY, Mamba’ul Bahri, S.Th.I. disaksikan oleh Kasi Bimas Islam, Penyelenggara Zakat Wakaf, Kepala KUA, dan perwakilan Nazhir Wakaf Kulon Progo. (abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *