Kulon Progo (MIMA Ngipik) – Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia atau disingkat AKMI telah selesai dilaksanakan. Sebagai tindak lanjut dari AKMI diadakan kegiatan bimtek serentak di seluruh Indonesia. Suatu kebanggaan tersendiri bagi MI Ma’arif Ngipik berkesempatan mengikuti kegiatan Bimtek Tindak Lanjut (BTL) Hasil AKMI Blended Angkatan I.

Kepala madrasah, Muh. Arifudin, S.Pd.I., menyampaikan bahwa MI Ma’arif Ngipik terpilih sebagai salah satu peserta Bimtek Tindak Lanjut (BTL) Hasil AKMI Blended Angkatan I serentak seluruh Indonesia. “MI Ma’arif Ngipik, bersama dengan empat MI lainnya di wilayah Kabupaten Kulon Progo, yaitu MI VIP Pesawat, MI Muhammadiyah Nglinggo, MI Ma’arif Petet, dan MI Ma’arif Sendang, terpilih sebagai wakil dari madrasah penyelenggara AKMI untuk mengikuti kegiatan Bimtek Tindak Lanjut (BTL) Hasil AKMI Blended Angkatan I,” kata Arifudin.

“Setiap madrasah mengirimkan dua orang guru madrasah untuk mengikuti kegiatan Bimtek ini. Kegiatan bimtek dilaksanakan melalui dua mode, yaitu daring dan blended. Mode daring dilaksanakan melalui zoom meeting, sedangkan mode blended dilaksanakan dengan tatap muka. Kegiatan bimtek yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini, bertempat di masing-masing provinsi. Untuk wilayah Provinsi Yogyakarta, kegiatan bimtek bertempat di Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta pada Kamis-Minggu (18-21/11/2021) lalu,” imbuhnya.

“Kami mengirimkan Kadarwati, S.Pd.I. dan Alim Mukhayat, S.Pd.I. sebagai perwakilan dari MI Ma’arif Ngipik untuk mengikuti kegiatan bimtek tersebut. Ikutilah kegiatan bimtek ini dengan penuh tanggung jawab dan tularkan ilmu-ilmu yang sudah diperoleh selama bimtek kepada rekan-rekan guru madrasah,” pesan Kamad kepada kedua guru yang ditunjuknya.

Menurut Kadarwati, bimtek ini diikuti oleh 51 peserta yang berasal dari lima kabupaten di wilayah Provinsi Yogyakarta. Seluruh peserta dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas 83 dan 84. “Alhamdulillah, kami berdua bisa berada dalam kelas yang sama, sehingga kerjasama dalam melaksanakan tugas bimtek sangat mudah,” ucap Kadarwati.

Ia juga merasa bersyukur bisa mewakili madrasah mengikuti kegiatan bimtek ini. Kegiatan bimtek ini sangat bermanfaat sekali bagi guru yang selalu aktif dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya.

“Dalam bimtek ini, kami diajari menyusun skenario pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dengan pembelajaran tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan literasi siswa di madrasah,” imbuhnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kadarwati, Alim Mukhayat juga merasakan bahwa kegiatan bimtek ini bermanfaat bagi guru-guru sebagai ajang untuk saling bertukar ide kreatif dalam melaksanakan pembelajaran dengan guru-guru lain di luar Kabupaten Kulon Progo. “Melalui kegiatan bimtek ini, diharapkan guru-guru dapat melaksanakan proses pembelajaran yang mampu menyiapkan siswa dalam menghadapi AKMI, agar hasil AKMI dapat meningkatkan ranking Indonesia di PISA (Programme for International Student Assessment),” ujar Alim. (rat/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *