Kulon Progo (Humas Kemenag KP) – Kakanwil Kemenag DIY Dr.H.Masmin Afif, M.Ag mengajak kepada kita semua untuk senantiasa mensyukuri apa yang telah dianugerahkan Allah,SWT Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang kita rasakan saat ini termasuk nikmat adanya keberagaman di wilayah Negara Indonesia. Kementerian Agama hadir untuk menjawab dan memenuhi  berbagai kebutuhan pelayanan yang berkaitan dengan persoalan agama. Jadikan agama sebagai inspirasi karena mengajarkan dan menanamkan ajaran nilai-nilai kebaikan dan kebajikan. Adanya keberagaman agama merupakan sunnatullah dan kehendak Tuhan Yang Maha Esa, oleh karenanya diharapkan adanya keberagaman ini bisa merajut untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lainnya sehingga akan tercipta adanya kerukunan dan toleransi  di sekitar kita, termasuk  di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Hal ini diutarakan orang nomor satu di Kemenag DIY pada saat memberikan sambutan pada acara Tasyakuran dalam rangka Hari amal Bakti ke-76 Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Rabu siang (05/01/2022) yang bertempat di Gedung Kaca Komplek Pemkab Kulon Progo yang dihadiri oleh Bupati beserta jajaran Forkompimda dan SKPD terkait, selain para tokoh masyarakat dan pemuka agama setempat.

Lebih lanjut Masmin Afif menambahkan bahwa Menag beberapa saat yang lalu telah mencanangkan Desa Sadar Kerukunan dan hal ini juga diimbangi dengan meningkatnya indeks kerukunan umat beragama. Kemenag telah mengemban amanah dan tanggung jawab yang sangat besar, oleh karenanya menurut Gus Menteri (sapaan Menteri Agama) ada tiga peran penting yang melekat bagi ASN di Kementerian Agama yaitu: ASN sebagai umat beragama, ASN sebagai warga bangsa dan negara, serta ASN berperan dan bertugas untuk memberikan pelayanan di masyarakat sesuai dengan tupoksinya yang berkaitan dengan  persoalan agama, dan hal ini ungkapnya merupakan tanggung jawab yang sangat berat karena membawa atas nama Tuhan.tuturnya.

Lebih lanjut beliau mengutarakan bahwa tugas ASN selalu berupaya terus untuk meningkatkan kompetensi pengamalan ajaran agama yang dimulai dari diri kita sendiri. Kita tidak boleh lelah dalam memberikan layanan dan pendampingan kepada masyarakat luas. Tahun 2022 telah ditetapkan pemerintah sebagai tahun Toleransi untuk senantiasa menghargai adanya perbedaan, dan kita dapat mewujudkannya dengan merawat keberagaman yang baik dengan melakukan koordinasi dan komunikasi semua pihak yang terkait. Menurutnya tahun toleransi ini untuk menguji kita semua dengan upaya menggali serta menanamkan ajaran  nilai-nilai luhur yang mengandung kebaikan.pungkasnya.(dpj)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *