Kulon Progo (MTsN3KP) – Menghadapi akreditasi perpustakaan yang akan berlangsung di tahun 2022, MTsN 3 Kulon Progo mulai berbenah diri. Hal ini dibuktikan dengan menyiapkan komponen intern perpustakaan maupun fisik yang meliputi penataan ruang dan taman baca. Kepala Perpustakaan, Manggih Tri Rahayu, M.Pd. menerima kunjungan Tim pembina persiapan akreditasi perpustakaan dari Perpusda Kulon Progo. Kunjungan Tim diterima di madrasah setempat, Senin (10/1/2022).

Kepala Perpustakaan Manggih Tri Rahayu mengucapkan terima kasih kepada Tim Pembina Perpusda yang telah memonitoring persiapan akreditasi perpustakaan. “Mudah-mudahan ke depannya kami bisa lebih menyiapkan komponen akreditasi perpustakaan secara maksimal, karena kita masih ada waktu sampai Agustus mendatang,” ungkap Manggih.

Dalam kesempatan itu Tim monitoring meninjau kondisi perpustakaan madrasah berkaitan kesiapan menghadapi Akreditasi Perpustakaan secara reguler tahun 2022. Kesanggupan MTsN 3 Kulon Progo ini dibuktikan dengan penandatanganan Surat Pernyataan Kesanggupan Akreditasi Perpustakaan 2022 oleh Kepala Madrasah, Munji Jakfar, S.Pd.I. M.Pd.I.

Kamad mengungkapkan persiapan akreditasi perpustakaan sudah dimulai sejak tahun ini. “Kami berusaha menyiapkan semaksimal mungkin segala sesuatu yang berkaitan dengan akreditasi perpustakaan dan berharap hasilnya memuaskan,” ungkap Munji.

Salah satu anggota Tim Monitoring, Indriyani mengungkapkan kelengkapan akreditasi perpustakaan disertai dengan kepala perpustakaan dan tenaga perpustakaan yang bersertifikat. “Tenaga perpustakaan harus mempunyai sertifikat, khususnya untuk kepala perpustakaan,” ungkap Indriyani.

 

Selain itu Indriyani juga menjelaskan agar komponen akreditasi dibagi per guru. Di sela- sela memonitoring kesiapan akreditasi, Tim juga mengimbau agar kepala perpustakaan melakukan studi banding ke sekolah-sekolah lain yang sudah melakukan akreditasi perpustakaan dan menyediakan fasilitas penunjang di ruang perpustakaan seperti komputer untuk siswa.

Lebih lanjut Tim menjelaskan madrasah harus menyiapkan tenaga yang profesional yang siap presentasi dalam penilaian akreditasi perpustakaan nantinya. Untuk penilaian tahun ini belum ada keputusan apakah penilaian akan dilaksanakan dengan portofolio atau secara visitasi online. “Namun yang penting pembinaan secara zoom ataupun melalui WA harus selalu dilakukan,” tambah Indriyani menegaskan.

Indriyani juga menambahkan seyogyanya perpustakaan juga mempunyai youtube perpustakaan guna menambah penilaian akreditasi. (end/ahs/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

10 replies
  1. RINI DWI HASTUTI
    RINI DWI HASTUTI says:

    Usaha yang dilakukan Bu Manggih bersama teman- teman sudah sangat banyak…. Januari – Agustus 7 bulan lagi …..mari bersatu memberikan yang terbaik …..aaameinnnn

    Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *