Kulon Progo (MTsN6KP) – Dalam rangka menyemarakkan HAB ke-76 Kementerian Agama RI, Kankemenag Kulon Progo mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya Donor Darah. MTsN 6 Kulon Progo turut berpartisipasi aktif, menyemarakkan dengan mengikuti donor darah tersebut. Salah satu peserta Donor Darah tersebut adalah Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Zainuri, S.Pd., M.S.I. Ia ikut serta dalam Donor Darah pada Senin (10/1/2022), di Markas PMI Kulon Progo sesaat setelah mengikuti kegiatan Sapa Pagi secara luring.

Kamad Zainuri mengatakan bahwa donor darah sangat baik ditinjau dari berbagai aspek, serta sangat bermanfaat bagi sesama maupun bagi diri sendiri. “Banyak manfaat dari kegiatan donor darah, di antaranya dapat menurunkan resiko serangan jantung. Menurut Journal Epidemiologi Amerika, kegiatan donor darah dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 33% dan serangan jantung sebesar 88%. Yang kedua adalah menurunkan risiko kanker. Ini juga masih berhubungan dengan jumlah zat besi yang berkurang saat melakukan donor. Kelebihan zat besi dalam tubuh menyebabkan kerusakan radikal bebas yang berisiko kanker dan penuaan. Yang ketiga adalah membantu menurunkan berat badan,” paparnya.

“Menurut pakar dari Universitas San Diego di California, mendonorkan darah sebanyak 450 mililiter dapat membakar sebanyak 650 kalori. Itu sebabnya, donor darah juga bermanfaat untuk menjaga berat badan tetap ideal dan menjauhkan dari risiko obesitas. Meski begitu, jangan menjadikan donor darah sebagai ‘ajang’ menurunkan berat badan. Donor darah secara berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan. Yang ke empat adalah mendeteksi penyakit serius. Setiap kali hendak mendonorkan darah, kita akan menjalani pemeriksaan dasar rutin, seperti pemeriksaan berat badan, suhu tubuh, nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin. Kita juga akan diminta menjalani pemeriksaan darah untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit menular, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit melalui transfusi. Bagi kita, pemeriksaan ini tentu saja berguna untuk mendeteksi penyakit-penyakit tertentu secara dini. Artinya kita dapat mendapatkan cek kesehatan secara cuma-cuma. Yang kelima adalah membantu lebih sehat secara psikologis dan panjang umur,” tambahnya.

“Sebuah penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa orang yang mendonorkan darahnya dengan tujuan menolong orang lain memiliki risiko kematian yang lebih rendah. Hal ini berbeda jika kita melakukan donor darah untuk kepentingan sendiri atau bahkan tidak mendonorkan darahnya sama sekali. Manfaat donor darah yang tak kalah penting adalah fakta bahwa dengan kita membantu kepada sesama umat manusia, hal tersebut merupakan sebuah kebajikan yang tidak ternilai harganya,” imbuhnya.

Di akhir penjelasannya, Kamad Zainuri berharap guru dan pegawai, turut berpartisipasi dalam Aksi Donor Darah tersebut. Menurutnya, kegiatan Aksi Donor Darah masih dibuka sampai tanggal 15 Januari 2022. “Monggo bagi yang ingin membantu sesama,” pungkasnya. (zai/abi).
Tetap sehat dan semangat
#LawanCovid-19

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *